Jenis-Jenis Curhat Yang Menjadi Terapi Jiwa


Dalam menyikapi masalah kehidupannya, orang memiliki beragam tindakan untuk memecahkannya. Ada yang mencurahkan perasaan dan uneg-unegnya kepada keluarga, teman, atau bahkan kepada benda-benda mati. Apalagi sering dijumpai tidak sedikit orang yang apabila mempunyai problem, selalu ia curhatkan di jejaring sosial seperti facebook atau twitter sehingga semua manusia mengetahuinya.

Ada pula seseorang yang status upated-nya adalah kegalauan hidup, seakan-akan tiada hari tanpa kebahagiaan. Semua yang ditulisnya adalah situasi mengerikan dalam hidupnya. Masalah-masalah kepada teman, guru, orangtua, atau bahkan masalah rumah tangga pun diceritakannya di sana. Tak peduli apakah itu aib atau bukan.






Inilah jenis curhat yang membuat hati anda menjadi tenang :

Curhat Pada Sepertiga Malam Terakhir
Ya, curhat pada Allah merupakan metode terbaik dari segala metode curhat. Allah Maha Mendengar, Allah Tidak Pernah Mengantuk ataupun Tertidur. Maka mencurahkan isi hati pada Allah akan membuat perasaan kita amat lega.

“Allah berfirman: “Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu, Aku mendengar dan melihat”.” (QS. Thaha: 46)

"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan" (QS An-Naml : 62)

saat semua manusia menutup mata dan telinganya dan enggan menolong kita, ketahuilah bahwa Allah senantiasa menyediakan waktunya untuk mendengarkan keluh kesah dan curhatan kita, Allah pun dapat mengabulkan doa serta menghilangkan segala kesusahan kita. Maka, jangan pernah ragu untuk senantiasa curhat pada Allah khususnya di sepertiga malam terakhir.

Jika seseorang menampakkan dan mengadukan kesedihan serta kesulitan kepada manusia, maka hal itu tidak meringankan kesedihan terdebut. Namun apabila seseorang mengadukan kesedihan itu kepada Allah, itu lah yang akan bermanfaat baginya. Bagaimana tidak? Sedangkan Allah Ta’ala telah menjanjikan hal itu dalam sejumlah firman-Nya.

Curhat Pada Orang Terdekat
Sering-seringlah curhat atau curahan hati kepada orang tua, sahabat atau jika sudah depresi tingkat tinggi sangat mungkin perlu mencurahkan hati pada seorang profesional seperti konselor atau psikiater

Lewat curhat, tidak ada lagi perasaan yang terpendam, tak ada lagi masalah yang dibiarkan berlarut-larut. Akan tetapi masalahnya adalah tidak banyak orang yang mau menyediakan waktu khusus untuk mendengarkan keluh kesah kita, semua orang terlihat sibuk dengan urusannya masing-masing. 

Curhat Melalui Tulisan

Menulis adalah terapi jiwa yang sangat baik, akan tetapi perlu bijak memutuskan apakah sebuah tulisan yang kita buat boleh ditampilkan di ruang publik seperti blog dan sosmed, atau sebaiknya cukup untuk konsumsi diri kita sendiri.

Jika ingin dibaca oleh orang banyak, sebaiknya tidak curhat secara vulgar mengenai masalah pribadi diri kita, kalau perlu buatlah kisah fiktif sehingga orang lain mengira kisah tersebut tidak nyata. Jangan sampaikita salah tempat curhat sehingga masalah yang kita hadapi malah semakin besar.

0 Response to " Jenis-Jenis Curhat Yang Menjadi Terapi Jiwa "

Posting Komentar